Side Note

Mari membaca artikel, membaca adalah bagian dari ilmu.

Label

acara Tv (2) Aplikasi (12) Design (5) Game (6) Ilmu (31) Kesehatan (4) Komputer (19) mistis (1) Review (5) Serba Serbi (25) Test (5) Tips (17) Trik (13) tutorial (8)

Advertisement

 

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Join Sahabat Blogger Group on telegram 

About Me

Berbagai Tipe Toxic Person.

Post a Comment
'Toxic' artinya racun. Lalu, bagaimana dengan 'Toxic Person' apakah artinya orang beracun?

Mungkin itu hanyalah kata slang yang ditunjukan kepada pribadi yang dikatakan sebagai orang yang beracun. Lalu apa maksudnya?

Toxic Person bisa dibilang sebagai seseorang yang menyusahkan dan merugikan orang lain. Jika dikaji lebih dalam, toxic person mencakup beberapa sifat toxic lainnya. Apakah kalian salah satu yang termasuk dalam toxic person? Mari kita lihat di bawah ini.
Maka dari itu, ayo kita mulai!

1. The Controller

The Controller, sifat ini berusaha mengontrol dan mengatur orang disekitarnya dan menganggap orang lain  tidak dapat melakukan hal atau sesuatu dengan baik. Sikap ini seakan-akan membuat orang lain merasa tidak percaya diri.

2. The Liars
Seperti yang sudah kita ketahui, kita sangat tidak menyukai dibohongi. Nah, salah satu tipe toxic person salah satunya adalah The Liars.
Tipe ini sangat suka membohongi dan suka memanipulasi kebaikan orang lain dan membuat orang lain menjadi bersalah. 

3. The Green Eyed
Green Eyed disini bukan berarti seseorang yang bermata hijau, melainkan julukan sifat toxic yang mengambarkan seseorang yang suka menyalahkan orang lain, tidak suka melihat orang lain sukses dan playing victim. Pribadi ini juga mencakup sikap egoisme yang tinggi yang artinya dirinya merasa benar dan suka menyalahkan orang lain.

4. The Energy Vampire
Maksud Vampire disini ialah sebagai penyerap. Jadi, Energy Vampire adalah seseorang yang menyerap energi positif di sekitarnya. Pribadi ini senang mengkritik orang lain, pembully dan pembuat onar. Bisa dibilang sikap satu ini sebagai pribadi yang ingin melakukan hal sesuka hatinya dan senang bertindak semena-mena.

5. The Drama Magnet
Sikap ini lebih sering dijumpai oleh kaum wanita. Tapi, jangan salah. Laki-laki sekarang juga sering mempunyai sikap Drama magnet loh. Sikap ini bisa dibilang sikap yang hiperbola karena apa? 
Sikap ini suka membersarkan masalah kecil atau hal yang kecil menjadi hal yang besar, suka bergosip, dan senang mendramatisir masalah.

6. The Narcissist
Narcissist apakah itu sikap narsis? Tidak. The Narcissist adalah pribadi yang hanya peduli pada dirinya sendiri, kurang empati dan simpati terhadap orang lain, merasa dirinya lebih baik daripada orang lain. Sikap ini menjungjung kepercayaan diri yang sangat tinggi serta rasa sombong yang tinggi pula.

7. Toxic Positivy
Seharusnya kita sudah tau bahwa seseorang yang menyebarkan positive vibes adalah suatu yang baik. Tetapi ada kalanya kalimat positif itu tidak baik didengarkan oleh orang lain. Contohnya, pada saat seseorang sedih atau merasa tertekan kita hanya menyemangatinya dengan kata positif seperti "Semangat ya, kamu pasti bisa, yang sabar ya"  atau ketika ia mendapat masalah yang berat kamu menasehatinya dengan "lebih dekat aja ke Tuhan", "Kamu kurang bersyukur, ayo lebih rajin beribadah" padahal, seseorang itu ingin mendapati saran yang lebih dan kamu harus menghargai cerita dan masalahnya dengan memberikan solusi yang mendukungnya secara dalam dan kamu harus membantu mensupport apapun pendapat dan ceritanya. Dan kita jangan memberi nasehat kepada mereka secara mentah-mentah dengan memberi kalimat positif tersebut yang secara tidak langsung membuat mereka merasa tertekan dan malas jika berkonseling atau curhat kepada kamu yang hanya membalas dengan kalimat itu.


Dari beberapa sikap toxic diatas, apakah kalian memiliki salah satunya?
Mari sadar dan ubah pribadi kita.

Sekian, Terimakasih sudah membaca artikel dari Dipronetz.

Taradipa
Pelajar yang hobinya dengerin lagu slow rock yang ditambahkan dengan sedikit bumbu ballad, juga nge-stan dengan IZ*ONE, dan yang terakhir suka kopi dan kamu.

Related Posts

Post a Comment

Follow by Email